Diera Kepemimpinan BBF dan DJ, Viral Isu Jual Beli Jabatan
Diera Kepemimpinan BBF dan DJ, Viral Isu Jual Beli Jabatan
Dompu, kabardompu.com
Era kepemimpinan Bambang Firdaus SE dan DJ kembali viral di media sosial terkait jual beli jabatan dengan nominal sangat besar, isu ini postingan di media Facebook oleh akun Reza Dompu yang Diduga dilakukan oleh tim pemenangan BBF dan DJ yang berinisial JM.
Menurut hasil investigasi yang ada di durasi video tersebut, kedua guru mengakui telah dimintakan uang dengan janji akan di naikan status jadi kepala sekolah, namun permintaannya di abaikan namun ada juga rekannya yang merespon baik rayuan terduga pelaku dengan memberikan uang yang di minta.
Dengan rayuan terduga pelaku membujuk korban sehingga ada yang terlena, ia minta 25 JT persatu orang untuk kepala sekolah sdn yang kecil sedangkan untuk SDN Besar yang berbobot lebih tinggi lagi 50 sampai 60 JT " kami di minta uang 25 JT dengan janji akan menaikan jabatan kami ke kepala Sekolah" ujarnya melalui video tersebut.
Hal itu diketahui berdasarkan pengakuan 2 guru melalui siaran video Kamis (10/09/26) dan vidio tersebut tengah viral dipertontonkan netizen.
Dalam vidio postingan tersebut, terdengar jelas suara 2 orang guru lawan jenis saat menceritakan kepada Reza Dompu bahwa seorang guru bernama Safarudin yang mengabdi di SDN 35 Woja, jelang pelantikan Kepsek beberapa pekan kemarin dimintai uang oleh JM bahkan uang itu diduga telah diberikan kepada JM itu sendiri
Selain itu, lanjut kedua oknum guru yang belum diketahui identitasnya itu, juga menyebutkan nama 2 guru yakni Azis dan Lukman yang diduga ikut dimintai uang oleh JM pula.
Dimana JM diduga secara terang-terangan meminta uang setengah dulu kepada guru bernama Lukman saat berada di Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, namun guru itu enggan memberikan nya sehingga dia di non jobkan dari Kepsek.
"Semua Kepsek yang dilantik kemarin diduga telah memberikan uang sehingga mereka bisa dilantik sebagai Kepsek. Jika mereka tidak mengakuinya, maka saya akan suruh mereka sumpah,"ujarnya meyakinkan Reza Dompu.
"Saya dikontak oleh Pak Safaruddin dan saya mempertanyakan soal undangan pelantikan kepsek dan Pak Safaruddin mengaku ada dan diberikan secara mendadak bahkan pengakuan Pak Safaruddin ia dimintai uang Rp.45 juta oleh JM,"cetusnya.
Sementara Reza Dompu yang dikonfirmasi sejumlah media ditaman kota Dompu pada Kamis (10/09/26) membenarkan pihaknya di datangi oleh sejumlah guru. Kehadiran mereka yakni untuk mengadu kepadanya terkait ulah JM yang diduga meminta uang kepada sejumlah guru dengan menjanjikan jabatan sebagai Kepala Sekolah di Kabupaten Dompu ini.
"Kan jelas dalam video, itukan bukan pengakuan saya tapi pengakuan langsung sejumlah guru yang mendatangi saya itu. Yang jelas saya akan ungkap satu persatu,"ungkap Reza Dompu.
Terkait hal itu, JM yang dikonfirmasi sejumlah media via telepon WhatsApp pribadinya Kamis (10/09/26) membantah keras dugaan yang menyebutkan namanya meminta uang kepada sejumlah guru dengan menjanjikan jabatan sebagai Kepala Sekolah.
Menurutnya, hal itu merupakan fitnah semata dan dirinya mengindikasikan bahwa oknum guru wanita yang diwawancarai oleh Reza Dompu itu berinisial RD karena suaranya sangat ia kenal.
"Suaranya saya kenal bahkan saya sudah menyuruh keponakan untuk telusuri apakah ini benar ibu RD atau bukan, saya juga sudah WA kok ibu RD ini untuk menanyakan apakah ini benar suaranya atau tidak, kalau benar maka dia harus bisa mempertanggungjawabkan ucapannya dan jika ada bukti bahwa saya mengambil uang mereka maka bisa di uji,"jawabnya.
Selain itu, JM membeberkan, ia akan melaporkan akun Facebook Reza Dompu di APH sepulangnya dari luar daerah.(Ag)
Tidak ada komentar